Pemerintah Indonesia tengah mengakselerasi digitalisasi layanan publik melalui penerapan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam kerangka GovTech AI. Inisiatif ini difasilitasi oleh Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah, yang dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2025 dan dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan. ([turn0search0]Antara News)

Pada rapat perdana yang digelar di Kantor Dewan Ekonomi Nasional, Luhut menyampaikan bahwa penerapan GovTech AI bisa meningkatkan efisiensi anggaran secara signifikan. Optimisme tersebut didorong oleh perkiraan potensi efisiensi sebesar Rp350 hingga Rp400 triliun, yang diharapkan mampu meredam defisit anggaran hingga tahun 2026. ([turn0search0]Antara News)

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafidโ€”sebagai Wakil Ketua II Komiteโ€”menekankan pentingnya dukungan lintas sektor dalam implementasi GovTech AI. Kemenkomdigi ditugaskan melakukan pengawalan teknis terhadap infrastruktur digital, aplikasi, koordinasi data, hingga keamanan siber bersama BSSN. Hal ini untuk memastikan penerapan GovTech AI berjalan efektif dan aman.

Sumber: Antara News Warta Ekonomi



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Search

About

Lorem Ipsum has been the industrys standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown prmontserrat took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book.

Lorem Ipsum has been the industrys standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown prmontserrat took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book. It has survived not only five centuries, but also the leap into electronic typesetting, remaining essentially unchanged.

Archive

Categories

Tags

Gallery