G42 (kelompok teknologi Abu Dhabi) sedang berupaya memperluas jaringan pemasok chip untuk proyek kampus AI gabungan UEA-AS—siapa saja selain Nvidia yang bisa masuk? Menurut laporan Reuters, G42 tengah berdialog dengan beberapa pemain besar AS seperti AWS, Microsoft, Meta, dan xAI (dengan Google paling lanjut melangkah) untuk menjadi tenant di kampus tersebut. Untuk mendukung kebutuhan komputasi, G42 juga melirik chip dari AMD, Cerebras Systems, dan Qualcomm
Proyek ini diluncurkan saat kunjungan Presiden Trump ke UEA, ketika ia mengumumkan beberapa kesepakatan investasi besar senilai US$200 miliar. Kampus ini direncanakan mendukung kapasitas hingga 5 gigawatt, menjadikannya salah satu fasilitas AI terbesar di luar AS
Latar Belakang dan Tantangan Keamanan Nasional
Kesepakatan ini muncul di tengah kekhawatiran soal keamanan nasional dari pemerintah AS, khususnya terkait potensi akses teknologi AS oleh Tiongkok lewat perusahaan seperti G42. Beberapa pejabat AS bahkan mempertimbangkan untuk membatasi pasokan chip ke G42 langsung. Situasi ini juga memperlambat kesepakatan yang sebelumnya diharapkan dapat membuka pasar untuk chip Nvidia dengan cepat
Visi dan Potensi Strategis
Proyek ini bukan sekadar infrastruktur fisik. “Stargate UAE”, nama proyek kampus AI tersebut, direncanakan mulai beroperasi pada 2026 dengan penerapan chip Nvidia Grace Blackwell GB300—sekitar 100.000 chip untuk 1.400 server AI berkinerja tinggi Reuters. Inisiatif ini merupakan langkah besar UEA dalam membangun status sebagai pusat AI global. Ia juga menggenjot ekosistem digital dalam negeri sekaligus membuka peluang kolaborasi riset, pelatihan, dan transfer teknologi.
Sumber : Reuters. Wall Street JournalWikipedia. Reuters+1The Guardian.
















